Fakta Terkini || www.fakta-terkini.com
Lurah dan Camat Terjepit, Dituding Terlibat Pengangkatan Bermuatan Politik
Labuhanbatu – Media Fakta Terkini. Sejumlah warga Lingkungan Binaraga, Kelurahan Cendana, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, menyampaikan keberatan atas pengangkatan Arwan Rojer Sianipar sebagai Kepala Lingkungan (Kepling) Binaraga. Warga menilai pengangkatan tersebut tidak transparan dan sarat kepentingan politik.
Protes tersebut mencuat pada Jumat, 27 Juni 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, saat reporter Media Fakta Terkini Labuhanbatu mewawancarai warga di Jalan Rejeki, Lingkungan Binaraga. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa Arwan bukanlah penduduk asli lingkungan tersebut.
“Arwan Rojer Sianipar bukan warga sini. Kami tidak pernah melihat atau mengenal dia sebelumnya. Bahkan selama ini dia tidak pernah bersosialisasi dengan masyarakat Binaraga,” tegasnya.
Dituding Bagian dari Tim Sukses Bupati
Sejumlah tokoh masyarakat menduga pengangkatan Arwan terkait erat dengan urusan politik, karena yang bersangkutan disebut sebagai bagian dari tim sukses Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita, Sp.OG., MKM, dalam Pilkada 2024 lalu.
“Penunjukan ini tidak mencerminkan aspirasi masyarakat. Kami menduga kuat ada intervensi dari pihak Bupati karena Arwan adalah orang dekat beliau,” ujar salah satu tokoh masyarakat.
Mereka juga menyebut bahwa Lurah dan Camat kini berada dalam posisi “buah simalakama”, karena diduga harus mengikuti keputusan politik yang berpotensi bertentangan dengan kehendak masyarakat.
Warga Ancam Aksi ke Kantor Bupati dan DPRD
Sebagai bentuk kekecewaan, warga berencana menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati Labuhanbatu dan DPRD Kabupaten Labuhanbatu. Mereka menyebut surat pemberitahuan aksi sedang disiapkan dan akan segera dikirimkan.
Tanggapan Arwan Rojer Sianipar
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Arwan Rojer Sianipar memberikan tanggapan singkat terkait protes warga.
“Itu hal biasa,” ujarnya dengan santai kepada Media Fakta Terkini.
Krisis Kepercayaan Terhadap Aparatur Kelurahan
Situasi ini menambah panjang daftar kritik terhadap mekanisme pengangkatan perangkat lingkungan di Labuhanbatu, yang dianggap tertutup dan minim partisipasi warga. Transparansi dan keterlibatan masyarakat dinilai sangat diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap aparatur pemerintahan ditingkat lokal.
(Daud R)